Selasa, 19 November 2013

Semangat untuk Sahabat

Awal aku masuk sekolah di SMA,penampilanku masih cupu,pendiem,& tak pandai berbicara maupun bergaul dengan lingkungan. jadi gak ada temennya deh aku.kasian banget. Apalagi aku duduk sebangku dengan anak lulusan dari SMP lain yang sama sekali tidak ku kenal. Dia cantik,putih,rambut hitam lurus sebahunan,dah orangnya pendiem juga. Dari mukanya dah kelihatan kalau dia anak pinter.Pada awalnya aku merasa minder dengannya. Seiring waktu berjalan rasa itu berubah menjadi sebuah persahabatan yang abadi hingga kini.Aneh rasanya kalau di pikir,orang perasaan aku kenal pertama ma dia tu sebel & nggak banget deh rasanya.tapi rasa itu bisa berubah menjadi sahabat sejatiku hingga kini yang paling asyik & belum ku temui lagI orang yang sifatnya kayak sahabatku itu.Banyak kisah yang berawal dari ketidak senangan menjadi kesenangan,begitupun sebaliknya. Canda,tawa,susah,sedih,senang,telah aku lalui banyak dengan sahabat sebangkuku itu.Meski hanya sebangku pas pada kelas satu SMA doang,tetapi hubungan tetaplah lancar hingga sekarang. Pus,..itu nama panggilanku pada temenku sebangku itu. heheheeee Banyak kesamaan yang ada pada kita,mulai dari lingkungan maupun sifat pribadi masing-masing.Dalam pembicaraan pun nyambung dan bisa saling mengerti dan memahami. Aku sangat rindu dengan sahabatku itu. Sahabat yang pengertian,baik,menghargaiku,pinter,dan enak dalam belajar kelompok bersamanya. Sekarang Pus meneruskan sekolah tingginya di salah satu universitas islam negeri di Semarang,tepatnya di ngalian.Sedangkan Aku d Universitas negeri yg ada di semarang juga,tapi tepatnya di gunung Pati. Sahabatku,aku merindukanmu,aku pengen cerita-cerita seperti waktu kita di SMA dulu.Terasa cepat rasanya waktu ini berputar. Saatnya kita melangkah kedepaan untuk meraih kesuksesan. Semoga kita dapat meraih cita-cita masing-masing. Bravo..!!!! Tetap semangat,karena kita pasti bisa.Tiada kekuatan kecuali do'a,usaha,& ikhtiar.Yakinlah kalau cita-cita kita pasti akan tercapai. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar